RSS

Pengukuran arus dan tegangan dengan multimeter

01 Apr

Berikut ini langkah-langkah pengukuran arus dan tegangan dengan multimeter :

  1. Pilih jangkah ukur dengan lebih besar dari dengan pembacaan yang masih dapat dilakukan.
  2. Sambungkan meter, yakinkan sambungan pada sisi yang benar.
    Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak.
  3. Jika pembacaan melampaui skala : sesegera mungkin lepaskan dan pilih jangkah ukur yang lebih tinggi.

Multimeter sangat mudah rusak oleh perlakuan sembrono mohon diperhatikan hal ini:

  • Selalu melepas meter sebelum memindah jangkah ukur.
  • Selalu periksa letak jangkah sebelum dihubungkan kerangkaian.
  • Jangan membiarkan jangkah ukur pada pengukuran arus (kecuali saat pembacaan ukuran).
    Jangkah pengukur arus paling besar resiko kerusakannya karena berada pada resistansi rendah .

Pengukuran pada titik

pada banyak titik rangkaian sangat membingungkan, sebagai contoh pin 2 dari chip pewaktu 555 . Maka gunakan multimeter kedua?

lihat probe

Hubungkanhitam ujung (negatif -) ke 0V, normalnya terminal negatif batteray atau catu daya. merah ujung (positif +) titik dimana anda menginginkan mengukur tegangan.

  • Ujung hitam tetap tersambung pada 0V sementara ujung merah ujung penduga berpindah keberbagai titik pengukuran.
  • Anda dapat menggunakan jepit buaya ke ujunghitam multimeter terpegang sementara dilakukan pengukuran.

Tegangan pada suatu titik ini berarti perbedaan tegangan antara titik-titik dengan 0V (nol volt) yang biasanya bagian negatif batteray atau catu daya. Biasanya 0V sebagai merupakan kembalian dalam diagram rangkaian.

Pembacaan skala analog


tilik penempatan sakelar jangkah ukur pilih skala yang berhubungan. Untuk beberapa jangkah ukur anda perlu mengalikan atau membagi 10 atau 100 seperti ditunjukan pembacaan dibawah ini. Untuk jangkah ukur teganagn AC gunakan tanda merah sebab calibrasi skala sedikit geser.

Contoh pembacaan skala ditunjukan pada:
Jangkah ukur DC 10V: 4.4V (baca langsung skala 0-10 )
Jangkah ukur DC 50V: 22V (baca langsung skala 0-50 )
Jangkah ukur DC 25mA : 11mA (baca 0-250 dan bagi dengan 10)
Jangkah ukur AC 10V : 4.45V (gunakan skala merah, baca 0-10)

jika anda tidak biasa membaca skala analog sebaiknya menilik analogue display halaman seksi meter umum.

About these ads
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: