RSS

Induktor

12 Apr

Induktor adalah komponen listrik/elektronika yang digunakan sebagai beban induktif. Simbol induktor dapat dilihat pada gambar di bawah ini

Nilai induktansi sebuah induktor dinyatakan dalam satuan Henry. 1 Henry = 1000 mH (mili Henry). Induktor yang ideal terdiri dari kawat yang dililit, tanpa adanya nilai resistansi. Sifat-sifat elektrik dari sebuah induktor ditentukan oleh panjangnya induktor, diameter induktor, jumlah lilitan dan bahan yang mengelilinginya.

Induktor dapat disamakan dengan kondensator, karena induktor dapat dipakai sebagai penampung energi listrik. Di dalam induktor disimpan energi, bila ada arus yang mengalir melalui induktor itu. Energi itu disimpan dalam bentuk medan magnit. Bila arusnya bertambah, banyaknya energi yang disimpan meningkat pula. Bila arusnya berkurang, maka induktor itu mengeluarkan energi.

Rumus untuk menetukan induksi sendiri dari sebuah induktor gulungan tunggal ialah:

L = 4 x ( x r x (2xr/d + 0,33) 10-9 x n

 

Dimana:  L = Induksi sendiri dalam satuan Henry (H)

r = jari-jari koker lilitan

d = diameter tebal kawat dalam cm

n = jumlah lilitan

Contoh:

Berapakah besarnya induksi diri sebuah induktor tunggal dengan jari-jari koker 0,5 cm sebanyak 100 lilitan dengan diameter kawat 1 mm?

Jawab:  L = 4 x ( x r x (2r/d + 0,33) x 10-9 x n

L = 4 x 3,14 x 0,5 x (2×0,5/0,1 + 0,33) x 10-9 x 100

L = 6,48 uH

Induktor dengan gulungan berlapis nilai induksi diri dapat dicari dengan rumus: L = n2 x d x ( x 10-9

Dimana: L = Induksi sendiri dalam satuan Henry (H)

n  = jumlah lilitan

d  = diameter koker dalam cm

l   = panjang gulungan dalam cm

(   = nilai perbandingan

h   = tinggi (tebal) lapisan dalam cm

1 – (2xh/(d+h))

Nilai perbandingan: ( = 20 x ———————-

1 + (2xl/(d+h))

Komponen elektronik yang termasuk induktor karena memakai lilitan kawat antara lain:

  • Trafo daya yang dikenal dengan trafo step up dan trafo step down
  • Trafo frekuensi rendah dikenal dengan trafo input dan output
  • Trafo frekuensi tinggi misalnya spull antena dan spull osilator
  • Trafo frekuensi menengah antara dikenal dengan trafo IF
  • Gulungan bicara pada mikropon atau gulungan yang terdapat pada spiker dikenal dengan moving coil.
  • Gulungan pada relay
  • Gulungan pada filter frekuensi tinggi dikenal dengan nama Rfc (Radio frekuensi choke) dan frekuensi rendah (choke)
  • Gulungan pada motor listrik atau dinamo listrik
  • Gulungan pada head playback, head rekam dan head hapus (erase head)
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: